Dewasa menurut Kamusku

Menjadi dewasa, bukan berarti kita ikut dalam pembicaraan orang dewasa.
Menjadi dewasa, juga bukan berarti kita harus melakukan apa-apa saja yg orang dewasa biasa lakukan.

Yg kini dapat kita lakukan untuk menjadi dewasa adalah, cukup menjadi orang yg bertanggung jawab.
Karena tingkat kedewasaan seseorang itu bukan diukur dari 'berapa umur' tetapi 'seberapa bertanggung jawab'

Bersikap dewasa, bisa kita mulai dari berhenti menganggap segala hal remeh. Jangan ucapkan lagi kata-kata "mampus sanalah, urusan.., mana tau, ataupun gak urus aku.." karena kata-kata itu adalah kata-kata orang yg menolak untuk bertanggung jawab dan memikirkan orang lain.
Dikatakan dewasa adalah, jika seseorang itu dapat bersikap bertanggung jawab dan mampu memikirkan orang lain.
Dengan kata lain, memikirkan 'orang lain' ini adalah bagaimana kita dapat juga mencari solusi untuk orang lain dan memerhatikan orang lain.

Dikatakan dewasa juga adalah, orang yg tidak lagi memandang semua hal untuk bersenang-senang  belaka. Sikap dewasa adalah sikap dimana seseorang mulai untuk berfikir serius dalam keadaan apapun(terutama disaat paling membutuhkan).


Dewasa adalah dimana kita berhenti untuk tidak memperdulikan orang lain. Tapi justru, menerima dan mempertimbangkan segala komentar dan saran orang lain.
Kata-kata "jangan dengarkan" saat seseorang memberikan komentar ataupun saran, adalah kata-kata yg salah.
Tetapi, "coba pikirkan lagi' adalah kata-kata yg tepat disaat orang lain memberikan saran dan pendapatnya kepada kita.

Ingat!
Kita hidup di dunia ini tidak lah sendiri.
Berjuta-juta, berpuluh juta, bahkan ada bermilyar orang yg hidup didunia ini. Pandangan setiap orang berbeda masing-masingnya.
Sebuah saran, kritik dan komentar adalah sebuah pembangun yg 'salah' jika tidak didengarkan.

Jadi,
Jadilah dewasa dibarengi dengan akhlak yg dewasa pula.
Dunia luas dan pandanglah dunia tidak hanya dengan dua mata ini saja.

0 Response to "Dewasa menurut Kamusku"

Posting Komentar

  • Aku tahu, aku adalah orang yg sangat membosankan. Bagi 'kalian' orang-ornag yg gampang sekali bosan, aku bisa mengerti mengapa kalian perlahan dan pasti menjauh dariku. Aku tidak bisa menyalahkan. Hanya saja,rasa 'sakit hati' itu ada, teman.