Ini pengalaman yang menyakitkan-setidaknya menurutku. Mencintai seseorang ketika semuanya telah terlambat. Ketika dia sudah pergi, ketika dia sudah memiliki kehidupannya sendiri.
Dia adalah orang yang membuatku merasakan rindu. Dia adalah orang yang membuatku merasakan sebuah penyesalan. Dan dia, orang membuatku merasakan cinta dan patah hati secara bersamaan.
Andai waktu dapat diputar kembali, aku ingin membawanya kembali ke 2,5 tahun yang lalu. Di waktu ketika aku mengenalnya, di waktu ketika dia membagi senyumnya, di waktu ketika kami berbagi kabar. Aku ingin memperbaiki semuanya. Memperbaiki sikapku padanya. Tidak mengacuhkannya, tidak membalas senyumnya, menganggapnya tak ada. Aku ingin mengubah semua itu. Agar aku…, tak kehilangannya.
Kadang aku takut berharap. Karena ketika harapan itu tak terjadi, aku takut tak bisa menahan rasa sakitnya. Tapi dari lubuk hati terdalam, aku tak bisa untuk tidak berharap. Berharap, dia masih menyimpan rasa 2,5 tahun yang lalu padaku.It's hurt
Ini sangat menyakitkan . . .




0 Response to "SEBUAH HARAPAN"
Posting Komentar